jump to navigation

Profil QPM

logo.jpg

Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) adalah hal yang sangat diharapkan oleh sebuah negara, karena hal ini akan benyak membawa kemanfaatan bagi sebuah negara dan masyarakatnya. Akan tetapi seiring dengan perkembangan IPTEK tersebut juga menuntut adanya perkembangan moral masyarakatnya dalam bentuk Iman dan Taqwa (IMTAQ). Hal ini menjadi sebuah keharusan untuk menghindari terjadinya ketimpangan dalam keseimbangan kehidupan manusia. Majunya teknologi tanpa dibarengi majunya iman dan moral akan menghasilkan teknologi yang bersifat destruktif. Hal yang amat mencolok kita lihat dewasa ini adalah perusakan moral yang melanda kaum muda dan remaja di usia mereka yang muda dalam masa pencarian jati dirinya.

Perhatian negara dalam masalah inipun terasa amat kurang dan bahkan cenderung terabaikan. Berbagai media yang merusak mereka, iklan-iklan yang menyiratkan pergaulan bebas dan hidup konsumtif, sarana-sarana umum yang merusak seperti lokalisasi, bandar judi yang biasa diistilahkan togel di masyarakat kalangan bawah, dan sarana merusak lainnya, ternyata tidak mendapat tanggapan yang serius dari pemerintah, padahal sarana-sarana tersebut jelas telah merusak dan mempengaruhi para pemuda dan remaja.

Disisi lain pemuda dan remaja adalah calon pemimpin dan penerus cita-cita bangsa dimasa yang akan datang. Mereka tumbuh dan berkembang dalam dunianya yang semuanya dipengaruhi oleh keluarga, lingkungan, dan masyarakat sekelilignya yang pada akhirnya menentukan perkembangan pribadinya.

Sebuah keprihatinan yang menjadi perhatian kita umumnya dan kaum pendidik khususnya adalah lingkungan yang menjadi tempat remaja dan pemuda kita tumbuh dan mengembangkan dirinya semakin lama semakin tidak layak menjadi tempat belajar dan membentuk pribadi. Kondisi masyarakat yang semakin individualis, permisif, serta hiburan yang tidak mendidik, semakin mengikis akhlak mereka. Oleh karena itu, adalah tugas kita bersama untuk menciptakan suatu kondisi yang mendorong pemuda Islam khususnya untuk tumbuh dan berkembang sebaik-baiknya dengan memberikan kesempatan dan media kepada mereka untuk belajar, berfikir, bermain, beribadah, dan untuk mengenali jati diri sebagai seorang muslim, lingkungan, dengan sebaik-baiknya.

Berangkat dari keprihatinan itu, beberapa mantan aktivis pelajar dan mahasiswa yang berada di daerah Bogor bagian timur, khususnya wilayah CIleungsi, GUnungputri, Klapanunggal, Jonggol, Suka Makmur, Cariu dan Tanjung sari mencoba untuk berperan serta dalam mendampingi pelajar dan pemuda dalam menghadapi tantangan kehidupan remaja yang semakin berat. Maka dibentuklah sebuah wadah yang mengakomodasi tujuan mulia itu. Melalui beberapa pertemuan yang dilakukan maka lahirlah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bernama Quantum Pelajar Muslim (QPM) Bogor yang mempunyai arahan organisasi memberikan pendampingan, pembinaan, konsling dan pelatihan kepada pemuda dan pelajar.

Tujuan utama dari organisasi ini adalah mengantisipasi dari terasukinya pemuda pelajar dengan berbagai hal yang merusak mereka. Salah satu kegiatan kami adalah pendampingan agama Islam (mentoring) yang bertujuan untuk mengembalikan para pemuda pelajar pada nilai-nilai keagamaan yang lebih mendalam, memberikan dasar pemahaman dan pengenalan Islam, pembentukan akhlaq serta pematangan emosi, dan mengembalikan mereka untuk lebih dekat kepada Al-Qur’an, sehingga mereka menemukan jati diri sesungguhnya seorang anak manusia. Disamping itu ada kegiatan lain yang berfungsi untuk pelatihan skil dan peningkatan prestasi pelajar dengan metode Quantum maupun out bond.

Komentar»

No comments yet — be the first.